Fedi Nuril Teriak "Hai Antek-Antek Asing", Film Bapakku Kiper Terancam Diboikot
Salah satu hal yang disampaikan Cemen dalam unggahan berbentuk komedi itu adalah alasan ada orang yang tidak suka dengan teriakan Fedi karena Fedi tidak pas melafalkan kalimat ikonik tersebut, sehingga ada seruan boikot terhadap Filmnya dari beberapa orang.
BERITA-POLITIK HUKUMBERITA-HIBURAN
Edi.
9/9/20262 min read


Aktor Fedi Nuril kembali menjadi sorotan di media sosial setelah cuitannya di X memicu perdebatan di kalangan warganet. Kali ini, polemik tersebut menyeret film terbarunya, Bapakku Kiper, yang tengah tayang di bioskop.
Dalam cuitannya, Fedi menyinggung seruan “Hai antek-antek asing” yang Ia teriakan pada saat entrance press conference film Bapakku Kiper pada 1 September 2026. Cuplikan tingkah Fedi tersebut kemudian dikomentari oleh salah satu pemeran di film yang sama yaitu Chrismanto Eka Prastio atau Cemen melalui cuitan dalam bentuk video yang disertakan pada 7 September 2026 yang kemudian dikomentari Fedi satu hari kemudian.
Salah satu hal yang disampaikan Cemen dalam unggahan berbentuk komedi itu adalah alasan ada orang yang tidak suka dengan teriakan Fedi karena Fedi tidak pas melafalkan kalimat ikonik tersebut, sehingga ada seruan boikot terhadap Filmnya dari beberapa orang. Fedi membalas cuitan Cemen tersebut “Ternyata gue salah ngomong. Harusnya “Hae”, bukan “Hei”. Kurang riset, nih.” cuit Fedi.
Pernyataan tersebut muncul di tengah citra Fedi yang dalam beberapa waktu terakhir memang dikenal cukup vokal menyampaikan pandangan mengenai isu politik dan kebijakan pemerintah. Teriakan kalimat itu juga bukan sesuatu yang asing di tengah masyarakat Indonesia karena mengambil referensi dari salah satu Pidato Presiden Prabowo yang kerap diparodikan.
Sikap Fedi sebelumnya juga pernah membuatnya dituding sebagai “antek CIA” oleh sebuah akun di X setelah ia mengkritik revisi UU TNI. Saat itu, Fedi justru menanggapi tudingan tersebut dengan bertanya kepada Grok apakah dirinya merupakan antek CIA. Grok menjawab tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan Fedi sebagai antek CIA dan menyebut tudingan tersebut sebagai tuduhan yang tidak berdasar.
Kini, polemik kembali muncul ketika teriakan Fedi tersebut dikaitkan dengan film Bapakku Kiper. Film tersebut memang sedang beredar di bioskop. Bahkan, pada awal September 2026 terdapat promosi tiket Bapakku Kiper dengan skema beli satu gratis satu di Platinum Cineplex.
Respons warganet terhadap cuitan Fedi pun beragam. Sebagian membelanya, sementara sebagian lainnya justru menyindir Fedi karena dinilai perlu lebih berhati-hati dalam berbicara.
Akun Hendi Hepri (@hepri) termasuk yang memberikan respons bernada mendukung. Ia menulis, “Suka2 Lu Bang @imau hae mau hei boleh, Sukses untuk film terbarunya,” sebelum menambahkan pesan agar masyarakat menaati dan mendukung pemimpin.
Komentar bernada positif juga datang dari Yusi Azahra (@Yusilndo). Ia mengaku sudah mengikuti film-film Fedi sejak awal karier layar lebarnya. “Dari awal bang nuril main film layar lebar selalu gercep nontonnya, sehat selalu bang,” tulisnya.
Sementara itu, muhamadihsan (@muhamadihsan) memberikan pembelaan yang lebih politis. Ia menulis, “Artis ini doang yang gacor !! Yang lain takut karir nya redup sebab nyenggol penguasa.” Komentar tersebut memperlihatkan bahwa sebagian warganet melihat keberanian Fedi menyampaikan pendapat sebagai sesuatu yang patut diapresiasi, bahkan ketika sikap tersebut berpotensi mempengaruhi kariernya.
Namun, komentar kontra juga bermunculan. Akun Susanto Panji Satrio menyindir popularitas film Fedi dengan menulis, “rame banget komennya tapi penontonnya sepi.” Komentar ini menarik karena menggeser perdebatan dari substansi ucapan Fedi ke performa film yang sedang dibintanginya.
Sindiran lain datang dari Dazzling Ryn yang menulis, “Lain kali diriset lagi ya om, biar lebih proper dan menjiwai lagi.” Komentar tersebut candaan yang seolah mengamini konten Cemen.
Sementara akun Bubu cheri seolah menyoroti kesalahan pengucapan Fedi secara langsung. “kamu gimana sih fachri, gitu aja salah,” tulisnya. Ia kemudian menambahkan bahwa bagian “hei” memang salah diucapkan, tetapi menurutnya ungkapan “salah ngomong” justru sudah menjadi ciri khas Fedi. Tentu ini juga candaan yang menanggapi interaksi menarik Fedi dan Cemen dalam postingan.
Sebelumnya akun @MasCemen (akun milik Cemen) juga mengaitkan polemik Fedi dengan kasus Desta. Dalam cuitannya, akun tersebut menulis bahwa Desta “kena cekal dengan warkopnya” sementara Fedi “kena cekal dengan film barunya”, seraya menyimpulkan, “yah gitulah hidup, gabisa ketebak...”. Cuitan itu kemudian menjadi bagian dari percakapan yang menghubungkan kontroversi figur publik dengan nasib karya mereka.
