Sudut Pandang
Menurut Faiz, hal tersebut tercermin dalam tesis de Beauvoir mengenai perempuan sebagai “The Second Sex”. Ia menjelaskan bahwa perempuan “definisinya selalu nempel pada laki-laki, dia nggak pernah sendirian”.
Posisi tersebut, dalam penjelasan Faiz, berkaitan dengan cara masyarakat membangun oposisi antara laki-laki dan perempuan. Dalam berbagai oposisi sosial, satu pihak sering memperoleh atribut positif sedangkan pihak lain ditempatkan sebagai kebalikannya. Dalam relasi laki-laki dan perempuan, laki-laki kemudian memperoleh posisi sebagai pihak aktif, sedangkan perempuan dicitrakan sebagai pihak pasif.


